Read More ( YAKUSA )......
Biografi Lafran Pane - Pendiri HMI (Himpunan Mahasiswa Islam)
Lafran Pane lahir di kampung Pagurabaan, Kecamatan Sipirok, yang terletak di kaki gunung Sibual-Bual, 38 kilometer kearah utara dari Padang Sidempuan, Ibu kota kabupaten Tapanuli Selatan, dia merupakan tokoh pendiri organisasi HMI (Himpunan Mahasiswa Islam)..Gubernur Minta HMI Bantu Pembangunan
Senin, 14 Juni 2010 21:34 Palembang, Situs Hukum - Program pembangunan tidak bisa dilaksanakan dengan baik tanpa dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Oleh karena itu partisipasi aktif HMI sangat diharapkan. Demikian harapan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin ketika menerima pengurus HMI Cabang Palembang dipimpin Ketuanya Jon Kenedy di Griya Agung Palembang, Minggu malam. .HMI dalam Tantangan Lingkungan
Untuk menyonsong HMI masa depan, semestinya memiliki kemampuan organsiasi yang handal dan mantap, karena masalah yang di hadapi bukanlah tugas ringan tetapi sebuah masalah yang berat dan rumit, karena melihat HMI hari ini sebagai kegagalan perjuangan karean ditandai melemahnya HMI kenyataan ini ditandai dengan berbagai kritikan dan gugatan dan serta hujatan terhadap HMI.INFOGUE
AMIEN RAIS - HMI
Amien Rais - Bapak Reformasi Indonesia
Tokoh Jogja - Akademisi
PEMEKARAN BURSEL : TARGET MEMENUHI LIBIDO KORUPTIF..
“SIAPA YANG MENANAM ITU SU PASTI DIA YANG PANEN HASILNYA”
Oleh : Abdurahman solissa Anak Negeri Buru Selatan Pengurus PB HMI 2010-2012
Usia Pemekaran kabupaten buru Selatan sudah mencapai 4 tahun lebih. Proses pembentukannya sebagai daerah otonom secara prosedural telah sesuai ketentuan peraturan dan perundang-undangan. Berdasarkan kriteria penilaian dianggap layak dimekarkan dan dinilai akan mampu untuk menyelenggarakan pemerintahan Namun ada hal yang sungguh sangat ganjil, yaitu ternyata pasca pemekaran banyak kelemahan muncul di sana sini dan. Bisa dilihat dari aspek masyarakat serta wilayahnya relatif kurang berkembang dibandingkan daerah lain. Kriteria daerah otonom adalah perekonomian masyarakat, sumberdaya manusia, infrastruktur, kemampuan keuangan daerah, aksesibilitas, dan karakteristik daerah.
Usia 4 tahun lebih tentu masih dianggap muda, artinya Belum ada perbuatan yang menyimpang dan berbau Dosa. Sepanjang 4 tahun lebih seharusnya Birokrasinya masi bersih dari perilaku Koruptif, Konsep Good Governence and Clean Governence telah dimatikan oleh api Koruptif yang menyala di segala sendi Birokrasi BURSEL, Entah kenapa sehingga perbuatan yang merusak tersebut semakin meningkat dan meraih IPK yang cukup bersaing......? sungguh Naas Nasib Kabupaten yang masih Bocah tersebut. Padahal hakikatnya desentralisasi atau otonomi daerah Kabupaten Buru selatan sama halnya dengan pemekaran kabupaten – kabupaten lain yakni memiliki tujuan yang sama guna tercapainya perubahan yang substansial dan terciptanya suatu kondisi menuju perubahan ke arah yang lebih baik secara menyeluruh dan merata, Namun kenyataannya semakin melahirkan Kompleksitas permasalahan muncul ke permukaan, yang paling mencolok adalah Semakin show perilaku korup para birokrat daerah. Penangkapan bebrapa Oknum pejabat daerah kabupaten Buru selatan dan beberapa Tokoh – tokoh ternma yang menjadi target pemeriksaan semakin melegitimasi Asumsi dan menjadi fakta bahwa praktek korupsi di Kabupaten BURSEL telah mengakar dalam Tubuh Birokrasinya. Konsepsi Desentralisasi dan Otonomi daerah telah mengamanahkan Pemerintah daerah agar seharusnya menjadi salah satu motor pendobrak pembangunan ekonomi nasional. Namun sebaliknya membuat makin parahnya high cost economy di Bangsa Ini. Dan saat ini hal tersebut sedang terjadi di Kabupaten BURSEL.
Catatan atas penangkapan dan target pemeriksaan terhadap beberapa pejabat daerah lainnya, semakin meyakinkan bahwasanya di dalam Tubuh Birokrasi BURSEL masih tersimpan kejahatan korupsi yang bernilai meliaran rupiah dan samapai sekarang belum disentuh oleh hukum secara total. Prestasi Pihak penegak hukum dalam memberantas korupsi di daerah tersebut secara rutin dilakukan namun belum mencapai titik nadi kejahatan tersebut. Dari analisa umum dapat dilihat bahwa jika ke depan sikap tegas dan progres pihak penegak hukm kembali melempeng dan beberapa target tersebut dibiarkan tanpa diperiksa maka dipastikan kondisi Bursel akan kehabisan energi dan siap Giling Tikar ( PAILIT). Mereka yang sudah tertangkap hanyalah akibat dari secuil kejahatan KORUPSI YANG MAHA AKBAR, yang kemungkinan besar yang melakukan KORUPSI AKBAR tersebut adalah mereka yang masih dalam nominasi target pemeriksaan
Kondisi tersebut sungguh semakin meyakinkan Saya bahwa Politikal Will Pemegang Amanah Rakyat
BURSEL dalam memajukan daerah tidak sebanding dengan besarnya Harapan Rakyat terhadap pemekaran daerah tersebut. Justru yang ada terkesan bahwa Pemekaran tersebut terlahir dari motivasi dan ambisi kekusaan yang koruptif, maka sungguh tepat gambaran tersebut saya rumuskan dalam sebuah Statement atau judul tulisan ini, bahwa “”Pemekaran Bursel: Target Memenuhi Libido Koruptif ””
Tidak bermaksud untuk menjadi plagiat, tetapi ingin sedikit mengutip Ungkapan Saudara Pati Loilatu dalam lagunya “SIAPA YANG MENANAM ITU SU PASTI DIA YANG PANEN HASILNYA” ketika ungkapan tersebut dikaitkan dengan proses pemekaran kabupaten BURSEL. Mengisyaratkan bahwa Orang-orang tertentu yang sudi melibatkan diri dalam perjuangan pemekaran tersebut telah menganggap Pemekaran BURSEL sebagai Solusi pemuasan Libido KORUPTIF.
Hasil Analisa dan kajian Saya, bahwa Persoalan yang terjadi saat ini di buru selatan adalah Sbb:
1) Di dalam tubuh birokrasi PEMDA BUSEL telah dihuni Oleh Para orang-orang yang tidak amanah, Tidak bermoral dan bermental Korup.
2) Penegakan Hukum terhadap kejahatan korupsi belum menyentuh titik nadi, masih tebang pilih dan lamban.
3) Iklim politik yang masih Kacau dan Perilaku Pelaku politik Infantalisme, dan konflik masyarakat pasca Pemilukada masi terpelihara.
4) Posisi parlement masih berada di persimpagan jalan, antara Melindungi kepentingan Penguasa VS Melindungi kepentingan Rakyat.
5) Pemerintahan kurang mampu merumuskan kewenangan dan urusan yang akan dilaksanakan agar sesuai dengan kondisi, karakteristik daerah dan kebutuhan masyarakat,
6) Penempatan personalia tidak berdsarkan pada tuntutan atau standar kualifikasi, dan masih didominasi oleh kepentingan Politis.
7) Pelayanan dan pemberdayaan masyarakat belum meningkat akibat belum mendukungnya instrument kelembagaan, infrastruktur, personil, dan keuangan daerah.
8)
Belum ada tenaga ahli yang memiliki kemampuan dalam menggali sumber-sumber PAD,
9) SDM Putra Daerah masih sangat minim shingga tidak mampu menjankaui Posisi kelembagaan yang strategis.
10) Lemahnya Control social terhadap kebijakan dan kejahatan korupsi.
Dari uraian di atas menjadi besar harapan saya, bahwa Pemerintah Daerah dan Seluruh Stakeholders perlu melakukan merumuskan dan menetapkan langkah prioritas, bahwasanya Upaya menjawab akar permasalahan tersebut merupakan agenda utama yang tidak bisa ditawar dan menjadi prasyarat dalam mewujudkan keberhasilan agenda percepatan pembangunan daerah Kabupaten Buru selatan.
Allah Maha kuasa, Maha Adil dan Bijaksana. Terangilah hati semua Penghuni Negeri BURSEL dan berikan cahaya pemikiran yang menurut engkau sangat baik bagi semua untuk merajut hari-hari selanjutnya yang Kami sendiri belum tahu apa lagi yang akan terjadi Terhadap negeri kami.. Amin!
Kami pihak admin menerima tulisan - tulisan dari saudara/i dimana tulisan yang saudara/i akan kami buat selama tidak mengandung kontroversi atau memojokkan secara personal artikel dikirim dengan pas photo ukuran standar berbentuk JPEG .tulisan dapat dikirim ke alamat e-mail dibawah ini hmikorkomuicjkt@ymail.com
Daftar Alamat HMI Cabang Seluruh Indonesia | |
| PENGURUS BESAR HMI Jl. DIPONEGORO No. 16 A JAKARTA PENGURUS HMI CABANG BANDA ACEH Jl. T. Nyak Adam Kamil No. 17 Neusu Jaya Banda Aceh Phone : [0651] 25481 Email: hmi_bna@yahoo.com PENGURUS HMI CABANG MEDAN Jl. Adinegoro 15 MEDAN 20235 PENGURUS HMI CABANG KISARAN – ASAHAN Jl. Imam Bonjol No. 163 Kisaran SUMUT PENGURUS HMI CABANG BINJAI Jl. Adinegoro No. 15Medan PENGURUS HMI CABANG PADANG Jl. Hang Tuah No 158 PADANG PENGURUS HMI CABANG SIGLI d/a DPD II KNPI KAB. SIGLI SIGLI 24114 PENGURUS HMI CABANG LANGSA Jl. Ahmad Yani No. 11 LANGSA LANGSA ACEH TIMUR PENGURUS HMI CABAG PADANG SIDEMPUAN Jl. Diponegoro No. 32 Padang Sidempuan Sumatera Utara PENGURUS HMI CABANG BATAM Jl. Teuku Umar, Kampus STIE Ibnu Sina BATAM PENGURUS HMI CABANG BUKIT TINGGI Jl. Mr. As’at, Sanjai BUKIT TINGGI 26129 PENGURUS HMI CABANG PEMATANG SIANTAR Jl. Kartini No. 3 A Pematang Siantar 21112 PENGURUS HMI CABANG PALEMBANG Gd. Taman Ukhuwah Islamiyah Jl. Radial 24 Ilir 301Sipin PALEMBANG 30134 PENGURUS HMI CABANG PANGKAL PINANG Jl. Depati Amir No. 9 PANGKALPINANG 33136 PENGURUS HMI CABANG BOGOR Jl. Sempur No. 20 A BOGOR 16515 PENGURUS HMI CABANG CURUP Jl. Veteran No. 67 (Gedung Umul Khair) CURUP 39113 PENGURUS HMI CABANG CIPUTAT Jl. Ibnu Sina III / 68 Ciputat JAKARTA SELATAN 14519 PENGURUS HMI CABANG GARUT JL. Pembangunan No. 197 Ds. Sukagalih TEROGONG-GARUT PENGURUS HMI CABANG MATARAM Jl. Gunung Kawi Gang SD 04 Ds. Agung No. 6 MATARAM 83126 PENGURUS HMI CABANG BALIKPAPAN Puskib JL. Jend. A Yani BALIKPAPAN- KALTIM 76716 PENGURUS HMI CABANG SAMARINDA JL. Danau Jempang RT 25 No. 10 SAMARINDA PENGURUS HMI CABANG PALU JL. Samratulangi No. 32 PALU 94111 PENGURUS HMI CABANG BARABAI Jl. Brigjen H. Hasan Basri BARABAI Kalimantan Selatan 71311 PENGURUS HMI CABANG KENDARI JL. Saranani Gg. Lafran No. 51-A KENDARI 9311 PENGURUS HMI CABANG PARE PARE JL. Sawi No. 38 Lt. II PARE PARE 91132 PENGURUS HMI CABANG CIAMIS Jl. Rumah Sakit (Pahlawan) Gg. Sehat II No. 84 CIAMIS 46221 PENGURUS HMI CABANG BENGKULU Jl. Semangka No. 09 RT 02 RW 01 Kelurahan Panorama Lingkar Timur BENGKULU PENGURUS HMI CABANG PEKANBARU Jl. Paus No. 76 A PEKANBARU RIAU 28128 PENGURUS HMI CABANG JAKARTA Jl. Cilosari No. 17 Cikini JAKARTA PUSAT 10330 PENGURUS HMI CABANG BANDAR LAMPUNG Jl. Jend. Sudirman No. 47 / 53 Rawa Laut BANDAR LAMPUNG PENGURUS HMI CABANG BANDUNG JL Sabang No. 17 BANDUNG 40114 PENGURUS HMI CABANG JAMBI JL. Karya Maju Gg. Kayu Manis II RT. 14 No. 60 Kel. Simp. IV Sipin JAMBI PENGURUS HMI CABANG TASIKMALAYA JL Sutisna Senjaya No. 41 TASIKMALAYA 46112 PENGURUS HMI CABANG GORONTALO Jl. Cendrawasih No. 20 KODYA GORONTALO 96114 PENGURUS HMI CABANG BANJARBARU Jl. Unlam I No. 9 BANJARBARU KALSEL 70173 PENGURUS HMI CABANG KUPANG Komplek Masjid Raya Nurussa’adah Jl. Soekarno No. 24 KUPANG - NTT PENGURUS HMI CABANG MAKASAR Jl. Botolempangan No. 39 UJUNGPANDANG PENGURUS HMI CABANG BANJARMASIN Jl. Karang Paci No. 50 RT IV BANJARMASIN 70234 PENGURUS HMI CABANG JATINANGOR Jl. Cisaladah 245-A Cikeruh PO. BOX 37 SUMEDANG PENGURUS HMI CABANG PALANGKARAYA Komplek Masjid Aqidah Jl. Tambun Bungai No. 1 Palangkaraya 73111 PENGURUS HMI CABANG CIREBON Jl. Kapten Samadikun No. 55 CIREBON PENGURUS HMI CABANG PONTIANAK Jl. KH. Wahid Hasyim No. 225 PONTIANAK 78391 PENGURUS HMI CABANG MAGELANG d.a Gedung Balai MusliminPJHI Jl. Ahmad Yani 114 MAGELANG 56116 PENGURUS HMI CABANG SEMARANG Jl. Dewi Sartika Raya No. 78 SEMARANG 50221 PENGURUS HMI CABANG MALANG Jl. Basuki Rakhmat No. 101 Atas MALANG 65112 PENGURUS HMI CABANG YOGYAKARTA Jl. Dagen No. 8YOGYAKARTA 55271 PENGURUS HMI CABANG JOMBANG Jl. Teratai Gang Dahlia No.44 JOMBANG 61413 PENGURUS HMI CABANG PEKALONGAN Jl. Gajah Mada No. 5 PEKALONGAN PENGURUS HMI CABANG PAMEKASAN Jl. Pintu Gerbang No. 28 PAMEKASAN 69316 PENGURUS HMI CABANG BOJONEGORO Jl. Gajah Mada 106 BOJONEGORO JATIM 62115 PENGURUS HMI CABANG PeRS.PURWAKARTA Jl. Kolonel sungawinata situ Beleud No. 83 Blok B -IV No.7 PURWAKARTA PENGURUS HMI CABANG TULUNGAGUNG Jl. MT Haryono III/40 TULUNGAGUNG 66218 PENGURUS HMI CABANG SURAKARTA Jl. Yosodipuro 81SURAKARTA 57131 PENGURUS HMI CABANG PERSIAPAN BANYUWANGI Jl. Kolonel Sugiono No. 42 BANYUWANGI – JATIM 80225 PENGURUS HMI CABANG GOWA RAYA Jl. Sultan Hasanuddin No. 11 Sungguminasa GOWA-SULSEL PENGURUS HMI CABANG KERAWANG-BEKASI Jl. Anggrek II No. 253 Perumnas I BEKASI PENGURUS HMI CABANG SEMARANG Jl. Raya Dewi Sartika No.78 SEMARANG 50221 | PENGURUS HMI CABANG DEPOK Jl. Margonda Raya Gg. Damai No. 5RT. 02 / 11DEPOK – JAWA BARAT PENGURUS HMI CABANG SALATIGA Jl. Merpati No. 98 KlasemanSALATIGA 50721 PENGURUS HMI CABANG SERANG Jl. Letnan Jidun No. 6 KepandaianSERANG PENGURUS HMI CABANG PURWOKERTO Jl. Beringin Blok F1 / 310Kompl. Perum. Berkah IndahPURWOKERTO PENGURUS HMI CABANG BULAKSUMUR Jl. Ringroad Utara Gg. Pandega Marga I No. 5SLEMAN YOGYAKARTA 55281 PENGURUS HMICABANG PERS. KAB. BANDUNG Jl. Raya Cimanuk No. 169 CileunyiBANDUNG 40393 PENGURUS HMI CABANG SURABAYA Jl. Sumatera No. 36 A Pav.SURABAYA 60281 PENGURUS HMI CABANG KEDIRI Jl. Doho No. 1KEDIRI Jawa timur PENGURUS HMI CABANG JEMBER Jl. Danau Toba No. 17 Tegal GedeJEMBER 68121 PENGURUS HMI CABANG MANADO Jl. Kol. Sugiono No. 20 Lt. IIMANADO SULUT PENGURUS HMI CABANG PONOROGOJl. Letjend. Suprapto No. 65PONOROGO JATIM PENGURUS HMI CABANG DUMAI Jl. Raja Ali Haji (Kampus Merine Stasiun UNRI) PernamaDUMAI – RIAU PENGURUS HMI CABANG BAU-BAU Jl. Betoambari No. 58BAU-BAU 93722 PENGURUS HMI CABANG LIMBOTO Jl. Jend. Sudirman No. 247 (Kampus STIE DLP)Limboto Sulawesi Utara PENGURUS HMI CABANG BOLAAN MONGANDOW Jl. Diponegoro No. 200 RT VII Kota MelayuBOLAAN MONGANDOW PENGURUS HMI CABANG PINRANG Jl. Jend. Sudirman LL/III No. 57(Depan SMEA Negeri)PINRANG PENGURUS HMI CABANG pers.TONDANO Jl. Touensawang No. 230 TONDANO SULUT PENGURUS HMI CABANGPOSO Jl. Tanjung Bulu No. 3POSO 94611 PENGURUS HMI CAB. PERS. UNAAHA(rahmat sorau Jl. Sabandra No. 448 (Depan Asrama Polsek Unaaha) Kel PuunahaUNAAHA Sulawesi tenggara PENGURUS HMI CABANG BITUNG Jl. Lembong XIV No. 48 PatetenKODYA bitung PENGURUS HMI CABANG AMBON Jl. Sultan Hasanudin RT 02 RW 02BatuMerahambon 87912 PENGURUS HMI CABANG BATUSANGKAR Jl . Datuk Bandaro Kuning 14 Kuburajo limo kaumbatusangkar PENGURUS HMI CABANG KUDUS Jl. Pati Kudus KM 12 Kudus PENGURUS HMI CABANG BONE Jl. Botolempengan No. 39 Ujung Pandang PENGURUS HMI CABANG LHOKSUMAWE Jl. Iskandar Muda No.1 Lhok Seumawe PENGURUS HMI CABANG TERNATE Jl. Busoiri Kel. Gamalama TERNATE 97721 PENGURUS HMI CABANG METRO Jl. Lembayung No.47 Kampus 15-A Metro Lampung Tengah PENGURUS HMI CABANG PADANG PANJANG Jl. Abdul Hamid Hakim No.30 Padang Panjang 27116 PENGURUS HMI CABANG PAYA KUMBUH Jl. KM 7 N0 8 Tanjung Pati Kab. 50 Kota Paya Kumbuh PENGURUS HMI CABANG Pers BANGKO Jl.Rangkayo Hitam RT 04 No. 82.Komp.Merangin BaruBangko 37314 PENGURUS HMI CABANG BULUKUMBA Jl. Boto Lempengan No.39 Ujung Pandang PENGURUS HMI CABANG Pers. KOTABUMI Jl.Ki Mansur No.48 Sidang SariKota Bumi PENGURUS HMICABANG Pers. LUBUK LINGGGAU Jl.Yos Sudarso Taba Pingin Lubuk Linggau 31626 PENGURUS HMI CABANG MUARA BUNGO Jl.Kenanga No.27 Rt 13 /5 Kel.Bungo Barat Muara Bungo PENGURUS HMI CABANG SOLOK Jl. Adityawarman No.343 Kampung Jawa Solok PENGURUS HMI CABANG SOREANG Jl. Permai V -B /18 Cipadung Cibiru PO BOX 06 Bandung 40614 PENGURUS HMI CABANG BIMA Jl . Gatot Subroto Mande I Kel. Sadia Rasa Nae (STKIP BIMA) BIMA NTB 84112 PENGURUS HMI CABANG MEULABOH Kompleks Masjid Nurul Huda MEULABOH - ACEH PENGURUS HMI CABANG KOTAJANTHO Jl. Sentosa Kp. Laksana KOTA JANTHO PENGURUS HMI CABANG TAKENGON D.A. SMPT UNIV. GAJAH PUTIH TAKENGON PENGURUS HMI CABANG SAWAHLUNTO Jl. Imam Bonjol Guguk Dadok Muara Sijunjung PENGURUS HMI CABANG PERSIAPAN LUBUK SIKAPING d.a. STIAI Lubuk Sikaping PENGURUS HMI CABANG TANJUNG PINANG Jl. Sida Reja Batu Lima Atas (Bengkel Las Lima Puji) TANJUNG PINANG PENGURUS HMI CABANG SUNGAI PENUH Jl. Hamparan Rawang (IslamicCentre) Sungai Penuh KERINCI PENGURUS HMI CABANG PERSIAPAN SINGARAJA Jl. Angsoka No. 6 SINGARAJA-BALI PENGURUS HMI CABANG MAKASSAR Jl. Botolempangan No. 39 MAKASSAR-SULAWESI SELATAN PENGURUS HMI CABANG TENGGARONG Jl. Danau Melintang RT 24 No. 5 TENGGARONG PENGURUS HMI CABANG PALOPO Jl. Sami’um No. 3-A PALOPO PENGURUS HMI CABANG JAYAPURA Jl. Sentani Depan Pondokoan Pertiwi Abepura JAYAPURA-PAPUA BARAT 98817 PENGURUS HMI CABANG MANOKWARI Jl. Jend. Sudirman No. 60 MANOKWARI-PAPUA BARAT PENGURUS HMI CABANG SORONG Jl. Danau Toba No. 23 Puncak Cenderawasih SORONG-PAPUA BARAT PENGURUS HMI CABANG SINGKAWANG Jl. Merdeka No. 3 Pasiran SINGKAWANG-KALBAR 79121 PENGURUS HMI CABANG MEMPAWAH Jl. Adisucipto No. 10 MEMPAWAH-PONTIANAK 78391 PENGURUS HMI CABANG SINTANG Jl. DR. Wahidin Sudiro No. 27 (Samping TK Islamiyah I Seroja) SINTANG PENGURUS HMI CABANG BANGKALAN Jl. Telang Indah Barat V No. 211-H Telang Kamal BANGKALAN - MADURA Sumber :Cabang Denpasar |
"Sayang, Kemampuannya Hanya untuk PLN"
Dahlan Iskan Menangis Jadi Menteri BUMN, Karyawan Jawa Pos Group Jakarta Terharu
Senin, 17 Oktober 2011 13:31 WIB
Meski sudah jadi Dirut PLN, Dahlan Iskan tak malu jualan eceran korannya di jalan-jalan.LENSAINDONESIA.COM: Akhirnya, Dirut PLN, Dahlan Iskan yang digadang-gadang seluruh karyawan Jawa Pos Group yang tersebar di lebih 100 surat kabar dan 50-an stasiun TV seluruh Indonesia, untuk jadi Menteri BUMN KBI (Kabinet Indonesia Bersatu), terjawab. Dahlan Iskan, Senin siang (17/10) di depan wartawan Istana Negara, menangis terharu usai dipanggil menghadap Presiden SBY diberitahu untuk menduduki posisi penting itu.
“Sekarang ini sedang semangat-semangatnya karyawan PLN. Bapak Presiden memanggil saya ini. Sekarang tinggal persyaratan kesehatan. Apakah kesehatan saya setelah dicek memenuhi persyaratan, saya tidak tahu,” kata Dahlan Iskan di depan wartawan Istana, mendadak air matanya meleleh.
Dirut PLN yang juga big bos Jawa Pos Group ini, menyampaikan pernyataan itu terkesan cukup singkat. Ia mendapat giliran menyampaikan komentar di depan wartawan, setelah Amir Syarifudin Ketua Bidang Advokasi Hukum DPP Demokrat yang menduduki posisi Menkumham, memberi keterangan pers.
Selain Amir, mantan Pangdam Jaya Letjen TNI Marciano Norman yang akan menduduki posisi Kepala BIN juga menyampaikan kesan-kesannya setelah diberitahu Presiden SBY terkait posisi itu.
Usai Dahlan Iskan meneteskan air mata di depan wartawan Istana, yang kebetulan disiarkan secara langsung tvOne, spontan disambut suasana gembira di kantor Rakyat Merdeka Jakarta, dan Kantor koran Indo Pos di Gedung Graha Pena Jalan Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan.
“Sangat tepat kalau Pak Dahlan jadi Menteri BUMN. Sayang, kalau kemampuannnya hanya untuk PLN,” komentar wartawan senior di Rakyat Merdeka, yang mengaku teman-tyemannnya ikut terharu saat menyaksikan big bosnya menangis. Koran “Rakyat Merdeka” ini, termasuk koran sukses di Jakarta yang dirintis Dahlan Iskan dan wartawan anak didiknya, Margiono yang kini juga menjabat Ketua Umum PWI Pusat.
Tampaknya, bukan hanya kantor “Rakyat Merdeka” dan koran “Indo Pos” yang tampak gembira di antara karyawannya. Suasana di Gedung Graha Pena Jakarta yang berlantai 8 itu pun terlihat hampir sama. Di sana-sini terdengar ‘rumpi’an” soal big bosnya diangkat jadi Menteri BUMN itu. Maklum, di gedung itu terdapat kantor banyak media-media anak perusahaan Jawa Pos Group.
“Sudah dengar Pak Dahlan diangkat jadi Menteri?”, celetuk seorang Satpam Graha Pena kepada salah seorang wartawan di situ, yang kebetulan baru masuk pintu gerbang Graha Pena. esa/LI04
Sumber : http://www.lensaindonesia.com/2011/10/17/dahlan-iskan-menangis-jadi-menteri-bumn-wartawan-jawa-pos-group-di-jakarta-suka-cita.html/ Read More ( YAKUSA )......
Rusia Gelontorkan Dana Bangun Lembaga Pendidikan Islam
REPUBLIKA.CO.ID, MOSCOW - Lebih dari 32 juta dolar Amerika atau sekitar satu miliar rubel dialokasikan Kremlin selama dua tahun ke depan guna mendidik Muslim Rusia menjadi ahli sejarah dan Budaya Islam. Alokasi dana itu merupakan kebijakan Presiden Rusia, Dmitry Medvdev dalam usaha menyiapkan tenaga profesional yang menyebarkan nilai-nilai Islam dengan benar.Medvedev saat berbicara dalam pertemuan dengan ulama di Ufa mengatakan misi penting Rusia adalah meningkatkan pendidikan Islam dan mengintegrasikan lembaga pendidikan Islam dengan sistem pendidikan Rusia.
"Rusia untuk kali pertama menetapkan standar negara untuk lembaga pendidikan tinggi Islam untuk mempersiapkan ulama Muslim berkualitas," kata dia seperti dikutip heraldmalaysia.com, Rabu (23/11).
Medvedev mengatakan pemerintah Rusia memiliki perhatian khusus untuk menyelenggarakan pendidikan Islam yang efektif di seluruh wilayah federasi Rusia. Harapanya ke depan, kata dia, ulama Muslim Rusia bakal memberikan pengaruh dan contoh ke seluruh dunia.
"Hanya dengan cara ini, kita dapat memiliki kerangka berpikir yang benar dalam masyarakat Muslim," ungkapnya.
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/11/11/23/lv40td-rusia-gelontorkan-dana-bangun-lembaga-pendidikan-islam
STMIK AMIKOM Read More ( YAKUSA )......
Demi Papua, Sang Dokter Tinggalkan Kemewahan Ibukota
Nisya, demikian panggilan akrabnya, mengaku berhasrat menginjakkan kaki di Bumi Cendrawasih karena ingin melihat salju pada mulanya. Namun, keinginannya tak kesampaian. Salju di Papua hanya ada di pegunungan Jayawijaya. Walau sama-sama daerah pegunungan, Puncak Jaya tidak berselimut salju.
Dokter gigi lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti ini tiba di Puncak Jaya pada 2007 sebagai dokter PTT alias Pegawai Tidak Tetap. Saat itu, belum banyak dokter PPT di RSUD Mulia, yang ada kebanyakan dokter PNS.
Kebetulan di situs tersebut ada lowongan dokter gigi untuk wilayah Papua. Nisya kemudian menyerahkan berkas-berkasnya ke Depkes dan menjalani proses wawancara. Tak terlalu sulit, ia pun diterima sebagai dokter PTT dan ditempatkan di Puncak Jaya.
Nisya kemudian terbang ke Papua. Perjalanan panjang ke wilayah Indonesia bagian timur itu lumayan menguras tenaganya. Ia sempat merasa stres saat itu. "Begitu tiba di Bandara Sentani, rasanya saya mau sujud syukur saja," kenangnya.
Maklum, ini adalah perjalanan panjang pertama yang ia jalani selama hidupnya. Rute terjauh yang pernah ia datangi adalah Makassar.
Nikmatnya comfort zone (zona nyaman) ibukota tak kuasa menahan hasrat Nisya ke Papua. Ia tak tergoda dengan kemewahan hidup sebagai seorang dokter di kota besar. Padahal, kesempatan untuk meniti karir dan mengumpulkan rupiah dalam jumlah gede sangat terbuka lebar.
"Saya lebih tertarik dengan tantangan di pedalaman Papua, ketimbang kemudahan fasilitas Jakarta. Di sini (Papua), saya dapat memaksimalkan potensi yang saya miliki untuk melayani masyarakat," demikian prinsip dara yang hobi traveling (jalan-jalan) ini.
Dokter Gigi PertamaMenumpangi 'pesawat capung' merupakan pengalaman yang sangat menegangkan bagi dara kelahiran 1979 ini. "Mungkin waktu itu wajah saya sudah kayak permen Nano-Nano, merah kuning hijau," kelakarnya mengenang 'bajaj' terbang itu.
Bayangan tentang kota kabupaten di benak Nisya seketika buyar ketika pesawat mendarat di Bandara Mulia. Saat itu, Bandara Mulia seperti terminal. Walau landasan pacunya sudah beraspal, namun gedung-gedungnya bagaikan pos kamling.
Nisya merasa syok pertama kali menginjakkan kaki di Mulia. Melihat kondisi kota yang sedemikian kecil dan sepi. "Yang paling mengagetkan lagi adalah harga barang-barang dan bahan kebutuhan yang selangit," kata bungsu dari tiga bersaudara ini.
Walau demikian, Nisya mengaku tidak merasa berat dengan kehidupan barunya di Mulia. "Salah satu alasan kenapa saya ingin ke sini adalah ingin tahu lebih banyak tentang Papua. Dan kendala yang saya hadapi pertama kali adalah masalah bahasa," ungkapnya.
Seiring perjalanan waktu, Nisya tak kesulitan bergaul dan berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Ia merasa senang dan bahagia melihat keramahan warga Mulia, dan mengimbangi keramahan mereka dengan bersikap serupa. Kiat inilah yang membuatnya betah hingga lima tahun lebih bertugas di kawasan pegunungan tersebut.
Nisya termasuk dokter gigi pertama di Distrik Mulia, Puncak Jaya. Sebelumnya, yang ada di RSUD Mulia hanyalah dokter umum.
Dokter Sekaligus SopirTantangan dan kendala sebagai seorang dokter di pedalaman tidaklah kecil. Selain belum lengkapnya fasilitas kesehatan di Rumah Sakit, Nisya juga kadang merangkap sebagai sopir ambulans. Tak jarang ia harus menjemput pasien jika rumah mereka jauh dari lokasi Rumah Sakit.
Walau demikian, tak sedikit pun ia berkeluh kesah. "Ini sudah menjadi bagian dari perjuangan di tempat ini. Kita harus bisa menerima dan memberikan yang terbaik buat masyarakat," tegasnya.
Selama dua tahun menjadi PTT, akhirnya Nisya diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada 2009. Ia pun berhak mendapatkan cuti. Dalam satu periode (setahun), Nisya mendapat jatah cuti dua pekan atau lebih. Tergantung kesepakatan dengan kepala dinasnya.
Dan sebagai PNS, Nisya terikat kontrak dengan institusinya. Jika masa kontraknya habis lalu dipindahkan ke daerah lain, ia takkan menolak. "Sebagai abdi pemerintah, saya harus selalu siap mengemban tugas yang diamanahkan," kata dia.
Di waktu senggang, gadis kelahiran Jakarta ini menyempatkan diri mendengarkan musik dan membaca novel. Selain itu, ia juga memaksimalkan hobi memasaknya, jalan-jalan di sekitar Mulia, dan bergaul dengan warga sekitar. Sambil berharap sesekali salju turun di Puncak Jaya.
STMIK AMIKOM Read More ( YAKUSA )......
